3 Penyakit Khas Bencana Banjir

[​IMG]​

Langit Indonesia mulai ditutupi oleh awan mendung hujan yg rutin menyapa di tiap sore hari. Ya, berkah musim hujan yg udah sekian lama ditunggu pun mulai tiba. Kemarau panjang yg membawa derita sejak bln Maret hingga Oktober tahun 2015 perlahan mulai lenyap & berganti dgn musim hujan.

Namun musim hujan tak selalu menjadi berkah, di antara derasnya hujan pun terselip bbrapa risiko penyakit yg bisa menyerang siapapun di musim hujan. Terutama bagi wilayah yg akrab dgn bencana banjir, kaya Jakarta & kota-kota komuter di sekitar Jakarta. Dilansir dari Antaranews, Menteri Kesehatan Nla F Moeloek memberikan himbauan di masyarakat utk selalu menjaga kesehatan ketika musim hujan tiba, terlebih apabila hujan deras yg turun berubah menjadi bencana banjir.

Banjir merupakan genangan air yg meluap menutupi jalanan & rumah-rumah warga ketika limpahan air datang tanpa bisa ditampung oleh sungai. Semua orang harus menyadari bhwa genangan air itu mengandung risiko berbahaya bagi kesehatan. Berikut Ini ialah 3 penyakit khas bencana banjir yg kerap terjadi di musim penghujan:

  1. Penyakit Leptospirosis
Penyakit ini bisa jadi udah tak asing lagi di kalangan warga Jakarta yg kerap terendam banjir. Leptospirosis ialah penyakit yg disebabkan oleh bakteri yg disebut sbg bakteri leptospira. Penyakit ini ditularkan oleh hewan pengerat, terutama tikus. Di wilayah Indonesia yg kerap terendam banjir, Leptospirosis biasanya menular melalui kotoran & air kencing tikus. Ketika masuk musim hujan & suatu wilayah mulai tergenang banjir, tikus-tikus akan ikut keluar dari sarang & berkeliaran di antara air banjir. Kotoran & kencingnya akan terkontaminasi lngsng dgn air banjir. Bila ada kulit manusia yg terluka yg terendam banjir, dapat dipastikan risiko leptospirosis ini akan semakin besar.

  1. Penyakit diare
Penyakit diare ini udah sekian lama erat kaitannya dgn kebersihan diri ato individu. Ketika banjir merendam, tentu kebersihan akan menjadi prioritas nomor dua. Akibatnya air minum & sumur dangkal akan pnya potensi tercemar bakteri & kotoran dari banjir. Terlebih misalnya di lokasi pengungsian korban banjir, fasilitas sanitasi & pangan yg diberikan ala kadarnya, serba terbatas & minimnya ketersediaan air bersih. Hal ini akan makin mempercepat potensi timbulnya penyakit diare dikala banjir.

  1. Penyakit demam berdarah
Demam berdarah merupakan penyakit yg disebabkan oleh ulah nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk jenis ini biasanya makin banyak populasinya di musim penghujan. Pasalnya ketika musim hujan, akan ada banyak sekali kaleng kaleng bekas, ban bekas, & ember-ember di dekat rumah yg terisi air hujan & menghasilkan genangan. Genangan air inilah yg menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk demam berdarah. Maka dari itu, bila masuk musim hujan terlebih banjir, risiko tertular penyakit demam berdarah akan lngsng meningkat drastis. (cal)

img : Republika

[​IMG]​
 
tips sehat 3 Penyakit Khas Bencana Banjir, cara sehat 3 Penyakit Khas Bencana Banjir, kesehatan 3 Penyakit Khas Bencana Banjir, menjaga kesehatan 3 Penyakit Khas Bencana Banjir , fakta kesehatan 3 Penyakit Khas Bencana Banjir, penyakit berbahaya 3 Penyakit Khas Bencana Banjir, kolesterol tinggi 3 Penyakit Khas Bencana Banjir, menurunkan berat badan 3 Penyakit Khas Bencana Banjir, viral kesehatan 3 Penyakit Khas Bencana Banjir, resep dokter 3 Penyakit Khas Bencana Banjir, terhindar dari penyakit 3 Penyakit Khas Bencana Banjir

Share this:

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment